Menu

Dark Mode
Krisis Minyak Global Ancam Bisnis Jepang, Hampir 44% Perusahaan Bisa Tumbang dalam 6 Bulan Jepang Siapkan “Kelas Wajib” untuk WNA Salah Satu Proses Seleksi Izin Tinggal PM Jepang Janji Dorong Kenaikan Gaji Berkelanjutan dalam Event Mayday Nintendo & Illumination Siapkan Film Animasi Misterius Baru, Tayang 2028! Berserk of Gluttony Season 2 Resmi Diumumkan! Fate & Roxy Kembali Beraksi Robot Legendaris Honda P2 Raih Penghargaan Dunia, Pelopor Gerakan Robot Mirip Manusia

News

Perusahaan di Prefektur Gunma Sediakan Kantin Halal untuk Para Pekerja Asing Beragama Muslim

badge-check


					Perusahaan di Prefektur Gunma Sediakan Kantin Halal untuk Para Pekerja Asing Beragama Muslim Perbesar

Sebuah perusahaan di Prefektur Gunma, Jepang tengah, telah menemukan cara inovatif untuk menarik pekerja berbakat dari Malaysia, yang merupakan lokasi salah satu anak perusahaannya. Yokowo, produsen antena kendaraan dan elektronik, kini menyediakan pilihan makanan halal di kantin karyawan. Langkah ini membantu pekerja Muslim menjalankan tradisi dan keyakinan agama mereka meskipun berada jauh dari rumah.

Pabrik Yokowo di Tomioka secara rutin menerima sekitar 10 pekerja dari unit Malaysia-nya pada waktu tertentu. Menyediakan makanan halal menjadi penting karena sebagian besar pekerja ini beragama Islam, dan akses ke makanan yang sesuai dengan syariat sering menjadi tantangan utama bagi mereka yang bekerja atau tinggal di Jepang.

Menurut laporan, jumlah pekerja Muslim di Jepang terus meningkat seiring dengan bertambahnya hubungan kerja sama antara perusahaan Jepang dan negara-negara mayoritas Muslim, seperti Indonesia dan Malaysia. Hal ini mendorong lebih banyak perusahaan untuk mengadopsi kebijakan ramah Muslim, seperti menyediakan fasilitas ibadah, waktu istirahat khusus untuk shalat, hingga menyediakan makanan halal di kantin.

Selain mendukung pekerja Muslim, langkah ini juga memberikan dampak positif bagi citra perusahaan di tingkat global. Yokowo menjadi contoh perusahaan yang memahami pentingnya keberagaman budaya dan agama di lingkungan kerja.

Jepang, meskipun bukan negara mayoritas Muslim, telah menunjukkan peningkatan signifikan dalam kesadaran terhadap kebutuhan komunitas Muslim. Selain perusahaan seperti Yokowo, kota-kota besar seperti Tokyo, Osaka, dan Nagoya juga mulai melihat lebih banyak restoran halal, mushola, dan layanan ramah Muslim lainnya.

Dengan menyediakan fasilitas halal, Yokowo tidak hanya membantu pekerjanya merasa lebih nyaman, tetapi juga memperkuat daya tariknya sebagai tempat kerja pilihan bagi para profesional berbakat dari negara-negara Muslim. Ini menjadi contoh sukses bagaimana sebuah perusahaan dapat memadukan nilai-nilai bisnis dengan kebutuhan keberagaman budaya.

Sc :asia.nikkei

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Krisis Minyak Global Ancam Bisnis Jepang, Hampir 44% Perusahaan Bisa Tumbang dalam 6 Bulan

29 April 2026 - 15:10 WIB

Jepang Siapkan “Kelas Wajib” untuk WNA Salah Satu Proses Seleksi Izin Tinggal

29 April 2026 - 14:12 WIB

PM Jepang Janji Dorong Kenaikan Gaji Berkelanjutan dalam Event Mayday

29 April 2026 - 13:36 WIB

Kebakaran Hutan di Iwate Meluas, 1.400 Petugas Dikerahkan dan Ribuan Warga Dievakuasi

28 April 2026 - 18:10 WIB

Startup Jepang Ajukan Obat Baru untuk Penyakit Ginjal Kronis pada Kucing

28 April 2026 - 11:10 WIB

Trending on News