Menu ✖

Dark Mode
Puncak Gunung Fuji Akhirnya Diselimuti Salju Pertama Musim Ini Jepang Siapkan Dana ¥1,1 Triliun untuk Menahan Kenaikan Harga Bensin Toyota dan Waymo Siapkan Taksi Tanpa Sopir di Jepang Mulai 2027 Jepang Perketat Aturan Halloween, Shibuya hingga Nagoya Batasi Kerumunan Manga Horor School-Live! Resmi Terbit di Indonesia, Kisahkan Siswi yang Bertahan dari Wabah Zombi Tetsuya Chiba, Kreator Manga Legendaris Ashita no Joe, Meninggal Dunia pada Usia 87 Tahun

Teknologi

Perusahaan Jepang Gunakan Kecerdasan Buatan untuk Mengatasi Kekurangan Tenaga Kerja di Layanan Pelanggan


					Perusahaan Jepang Gunakan Kecerdasan Buatan untuk Mengatasi Kekurangan Tenaga Kerja di Layanan Pelanggan Perbesar

Beberapa perusahaan Jepang baru-baru ini mulai menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk membantu layanan pelanggan, terutama karena negara ini sedang menghadapi kekurangan tenaga kerja.

Ridgelinez Ltd., yang merupakan anak perusahaan Fujitsu Ltd., bersama dengan Autobacs Seven Co., pengecer suku cadang mobil, telah memulai uji coba asisten AI bernama “Rachel” sejak Agustus. Rachel dapat merekomendasikan produk berdasarkan jenis layanan yang dibutuhkan pelanggan, model mobil, dan ketersediaan stok.

AI yang dikembangkan oleh Couger Inc. dari Tokyo ini membantu meringankan pekerjaan tenaga penjual mobil, yang perlu memiliki pengetahuan luas karena setiap mobil membutuhkan suku cadang yang berbeda-beda.

“Manusia masih diperlukan untuk mengganti suku cadang, tetapi AI dapat membantu dengan memberikan rekomendasi produk,” kata seorang pejabat dari Ridgelinez. “Dengan begitu, manusia bisa fokus pada tugas yang lebih rumit.”

Oki Electric Industry Co. dan Kyushu Railway Co. juga sedang menguji asisten AI yang bisa berbicara dalam tiga bahasa: Jepang, Inggris, dan Cina. Asisten ini dapat memberikan panduan peta stasiun dan membantu penumpang saat berpindah moda transportasi.

Sapeet Co., sebuah startup dari Tokyo, telah menciptakan AI yang dapat digunakan untuk melatih karyawan dalam layanan pelanggan. AI ini mulai digunakan di sebuah toko perhiasan pada bulan Juli.

AI tersebut menunjukkan bagaimana tenaga penjual yang baik berinteraksi dengan pelanggan dan meniru percakapan untuk melatih karyawan baru.

 

Source : kyodo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Toyota dan Waymo Siapkan Taksi Tanpa Sopir di Jepang Mulai 2027

31 October 2026 - 06:39 WIB

JR East Jepang Gunakan Robot Humanoid Bersenjatakan Gergaji Mesin untuk Pangkas Pohon di Jalur Kereta

27 October 2026 - 13:10 WIB

Jepang Kembangkan Robot Anjing Hacchan untuk Mengusir Beruang dari Permukiman

26 October 2026 - 14:10 WIB

Jepang Uji Coba Robot Tempat Sampah Keliling di Stasiun Shinjuku

24 October 2026 - 13:47 WIB

Jepang Uji Operasi Kanker Usus dengan Robot yang Dikendalikan dari Jarak Jauh

15 October 2026 - 15:10 WIB

Trending on Teknologi