Menu ✖

Dark Mode
Jepang Uji Operasi Kanker Usus dengan Robot yang Dikendalikan dari Jarak Jauh Manga Nue’s Exorcist Resmi Diadaptasi Menjadi Anime, Tayang Musim Panas 2027 Disney Imagination, Kapal Pesiar Baru Disney di Jepang yang Siap Berlayar pada 2029 Masashi Kishimoto Umumkan Manga Baru Naruto, Berjudul Naruto Shadow Rising Attack on Titan: The Musical Gelar Tur Dunia, Singapura Jadi Negara Pembuka pada 2027 Perusahaan Modal Ventura Singapura Akan Bangun Akademi Startup di Iwate, Jepang

News

Salju Lebat Lumpuhkan Transportasi di Jepang, Cuaca Buruk Diprediksi Berlanjut

badge-check


					Å@ê·Ç™ç~ÇÈíÜÅAìoçZÇ∑ÇÈè¨äwê∂ÅÅÇTì˙í©ÅAïüà‰åßì÷âÍés Perbesar

Å@ê·Ç™ç~ÇÈíÜÅAìoçZÇ∑ÇÈè¨äwê∂ÅÅÇTì˙í©ÅAïüà‰åßì÷âÍés

Salju lebat terus mengguyur wilayah pesisir Laut Jepang pada Rabu (6/2), menyebabkan gangguan kereta api dan penerbangan di Jepang tengah. Badan Meteorologi Jepang memperingatkan bahwa hujan salju ini bisa bertahan hingga akhir pekan.

Maskapai All Nippon Airways (ANA) dan Japan Airlines (JAL) membatalkan beberapa penerbangan, termasuk rute Tokyo-Tottori serta rute Shimane-Oki Islands di Laut Jepang.

Di Jepang tengah, layanan kereta api lokal di Ishikawa, Gifu, dan prefektur sekitarnya dihentikan. Sebuah kereta ekspres di Jalur Nanao milik JR West mengalami kerusakan rem akibat pembekuan es.

Rekor salju tertinggi tercatat di Shirakawa, Prefektur Gifu, dengan 129 cm dalam 48 jam hingga pukul 5 sore. Salju setebal 50 cm juga turun di Toyama dalam 12 jam terakhir, sementara Niigata mencatat hingga 45 cm salju. Bahkan di Kagoshima, Jepang barat daya, yang jarang mengalami salju, tercatat 2 cm dalam 6 jam.

Cuaca buruk ini juga menyebabkan korban jiwa. Seorang pria berusia 50-an di Toyama mengalami cedera kepala akibat jatuh dari forklift saat membersihkan salju. Sementara itu, seorang wanita 62 tahun di Yamaguchi tewas setelah terkena pohon tumbang saat mengarahkan kendaraan dalam operasi pembersihan. Polisi menduga tanah yang melemah akibat salju menjadi penyebab pohon tersebut roboh.

Badan Meteorologi Jepang memperingatkan kondisi atmosfer yang sangat tidak stabil akibat udara dingin -39°C atau lebih rendah di ketinggian 5.000 meter. Hal ini dapat membentuk awan cumulonimbus, memicu salju lebat tidak hanya di pesisir Laut Jepang, tetapi juga di wilayah Pasifik, yang jarang mengalami fenomena ini.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Disney Imagination, Kapal Pesiar Baru Disney di Jepang yang Siap Berlayar pada 2029

15 October 2026 - 10:10 WIB

Perusahaan Modal Ventura Singapura Akan Bangun Akademi Startup di Iwate, Jepang

14 October 2026 - 11:10 WIB

Shinkansen Kyushu Kembali Beroperasi Setelah Kabel Listrik Atas Ditemukan Rusak

14 October 2026 - 10:10 WIB

Korea Utara Luncurkan Rudal Balistik, Dua Rudal Diperkirakan Jatuh di Luar Zona Ekonomi Eksklusif Jepang

13 October 2026 - 10:10 WIB

Trailer Final Godzilla Minus Zero Dirilis, Tayang di Jepang pada 3 November

12 October 2026 - 17:10 WIB

Trending on News