Menu ✖

Dark Mode
JR East Jepang Gunakan Robot Humanoid Bersenjatakan Gergaji Mesin untuk Pangkas Pohon di Jalur Kereta Film Spesial 2 Jam Detective Conan Tayang di Indonesia 11 November 2026 Pria Asal Indonesia Jadi Sopir Bus Asing Pertama di Yamanashi Lewat Program Tokutei Ginou Pokémon Bakal Buka Toko Permanen di London Inggris, Paling Lambat 2029 Jepang Kembangkan Robot Anjing Hacchan untuk Mengusir Beruang dari Permukiman Anime Kaiju No. 8 Berlanjut ke Film Penutup, Tayang pada 2027

News

Salju Lebat Lumpuhkan Transportasi di Jepang, Cuaca Buruk Diprediksi Berlanjut

badge-check


					Å@ê·Ç™ç~ÇÈíÜÅAìoçZÇ∑ÇÈè¨äwê∂ÅÅÇTì˙í©ÅAïüà‰åßì÷âÍés Perbesar

Å@ê·Ç™ç~ÇÈíÜÅAìoçZÇ∑ÇÈè¨äwê∂ÅÅÇTì˙í©ÅAïüà‰åßì÷âÍés

Salju lebat terus mengguyur wilayah pesisir Laut Jepang pada Rabu (6/2), menyebabkan gangguan kereta api dan penerbangan di Jepang tengah. Badan Meteorologi Jepang memperingatkan bahwa hujan salju ini bisa bertahan hingga akhir pekan.

Maskapai All Nippon Airways (ANA) dan Japan Airlines (JAL) membatalkan beberapa penerbangan, termasuk rute Tokyo-Tottori serta rute Shimane-Oki Islands di Laut Jepang.

Di Jepang tengah, layanan kereta api lokal di Ishikawa, Gifu, dan prefektur sekitarnya dihentikan. Sebuah kereta ekspres di Jalur Nanao milik JR West mengalami kerusakan rem akibat pembekuan es.

Rekor salju tertinggi tercatat di Shirakawa, Prefektur Gifu, dengan 129 cm dalam 48 jam hingga pukul 5 sore. Salju setebal 50 cm juga turun di Toyama dalam 12 jam terakhir, sementara Niigata mencatat hingga 45 cm salju. Bahkan di Kagoshima, Jepang barat daya, yang jarang mengalami salju, tercatat 2 cm dalam 6 jam.

Cuaca buruk ini juga menyebabkan korban jiwa. Seorang pria berusia 50-an di Toyama mengalami cedera kepala akibat jatuh dari forklift saat membersihkan salju. Sementara itu, seorang wanita 62 tahun di Yamaguchi tewas setelah terkena pohon tumbang saat mengarahkan kendaraan dalam operasi pembersihan. Polisi menduga tanah yang melemah akibat salju menjadi penyebab pohon tersebut roboh.

Badan Meteorologi Jepang memperingatkan kondisi atmosfer yang sangat tidak stabil akibat udara dingin -39°C atau lebih rendah di ketinggian 5.000 meter. Hal ini dapat membentuk awan cumulonimbus, memicu salju lebat tidak hanya di pesisir Laut Jepang, tetapi juga di wilayah Pasifik, yang jarang mengalami fenomena ini.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pria Asal Indonesia Jadi Sopir Bus Asing Pertama di Yamanashi Lewat Program Tokutei Ginou

27 October 2026 - 10:10 WIB

Jepang Kembangkan Mesin Kapal Berbahan Bakar Hidrogen, Diklaim Pangkas Emisi CO₂ Lebih dari 95 Persen

26 October 2026 - 10:10 WIB

Jepang Kekurangan Guru Bahasa Jepang untuk Pekerja Asing, Jelang Penerapan Sistem Baru 2027

26 October 2026 - 07:25 WIB

Populasi Hokkaido Turun di Bawah 5 Juta Jiwa, Penurunan Terbesar di Jepang

23 October 2026 - 18:10 WIB

Kunjungan Wisatawan Asing ke Jepang Turun 5 Persen, Turis China Terus Berkurang

23 October 2026 - 13:10 WIB

Trending on News