Menu

Dark Mode
Manga Gundam Baru Karya Kōzō Ōmori Akan Mulai Terbit Tahun Ini Game Mobile Code Geass: Knightmare Survivor Diumumkan, Rilis Tahun Ini Parlemen Jepang Setujui Revisi Aturan Imigrasi, Biaya Pengajuan Status Tinggal Akan Naik Pesawat JAL Mendarat Darurat di Narita, Ban Diduga Pecah Saat Lepas Landas Jepang Kirim Personel Pasukan Bela Diri ke Markas Dukungan NATO untuk Ukraina Sebagian Besar Universitas di Jepang Akan Wajibkan Wawancara untuk Jalur Masuk Mulai 2027

News

Salju Lebat Lumpuhkan Transportasi di Jepang, Cuaca Buruk Diprediksi Berlanjut

badge-check


					Å@ê·Ç™ç~ÇÈíÜÅAìoçZÇ∑ÇÈè¨äwê∂ÅÅÇTì˙í©ÅAïüà‰åßì÷âÍés Perbesar

Å@ê·Ç™ç~ÇÈíÜÅAìoçZÇ∑ÇÈè¨äwê∂ÅÅÇTì˙í©ÅAïüà‰åßì÷âÍés

Salju lebat terus mengguyur wilayah pesisir Laut Jepang pada Rabu (6/2), menyebabkan gangguan kereta api dan penerbangan di Jepang tengah. Badan Meteorologi Jepang memperingatkan bahwa hujan salju ini bisa bertahan hingga akhir pekan.

Maskapai All Nippon Airways (ANA) dan Japan Airlines (JAL) membatalkan beberapa penerbangan, termasuk rute Tokyo-Tottori serta rute Shimane-Oki Islands di Laut Jepang.

Di Jepang tengah, layanan kereta api lokal di Ishikawa, Gifu, dan prefektur sekitarnya dihentikan. Sebuah kereta ekspres di Jalur Nanao milik JR West mengalami kerusakan rem akibat pembekuan es.

Rekor salju tertinggi tercatat di Shirakawa, Prefektur Gifu, dengan 129 cm dalam 48 jam hingga pukul 5 sore. Salju setebal 50 cm juga turun di Toyama dalam 12 jam terakhir, sementara Niigata mencatat hingga 45 cm salju. Bahkan di Kagoshima, Jepang barat daya, yang jarang mengalami salju, tercatat 2 cm dalam 6 jam.

Cuaca buruk ini juga menyebabkan korban jiwa. Seorang pria berusia 50-an di Toyama mengalami cedera kepala akibat jatuh dari forklift saat membersihkan salju. Sementara itu, seorang wanita 62 tahun di Yamaguchi tewas setelah terkena pohon tumbang saat mengarahkan kendaraan dalam operasi pembersihan. Polisi menduga tanah yang melemah akibat salju menjadi penyebab pohon tersebut roboh.

Badan Meteorologi Jepang memperingatkan kondisi atmosfer yang sangat tidak stabil akibat udara dingin -39°C atau lebih rendah di ketinggian 5.000 meter. Hal ini dapat membentuk awan cumulonimbus, memicu salju lebat tidak hanya di pesisir Laut Jepang, tetapi juga di wilayah Pasifik, yang jarang mengalami fenomena ini.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Parlemen Jepang Setujui Revisi Aturan Imigrasi, Biaya Pengajuan Status Tinggal Akan Naik

30 May 2026 - 12:10 WIB

Pesawat JAL Mendarat Darurat di Narita, Ban Diduga Pecah Saat Lepas Landas

30 May 2026 - 10:10 WIB

Jepang Kirim Personel Pasukan Bela Diri ke Markas Dukungan NATO untuk Ukraina

30 May 2026 - 06:42 WIB

Sebagian Besar Universitas di Jepang Akan Wajibkan Wawancara untuk Jalur Masuk Mulai 2027

29 May 2026 - 16:10 WIB

JR East Perkenalkan Bus Otonom Level 4 di Jalur Bekas Rel Kereta Tsunami Jepang

29 May 2026 - 12:10 WIB

Trending on News