Menu

Dark Mode
Toyota Perkenalkan SUV Listrik Mewah Lexus TZ, Muat 6 Orang dan Bisa Tempuh 620 Km Film Live Action Zelda Resmi Tayang Lebih Cepat, Rilis April 2027 Lansia Perempuan di Jepang Kini Lebih Pilih Curhat ke AI daripada Manusia Anime Dijadikan Media Terapi Mental di Jepang, Pasien Konseling Lewat Avatar Anime Jepang Akan Awasi Media Sosial untuk Memburu Overstay dan Pekerja Asing Ilegal Film Reboot Resident Evil Umumkan Tanggal Tayang dan Poster Baru

Teknologi

TSMC Produsen Chip asal Taiwan Bakal Buka Produksi di Jepang Buat Era AI

badge-check


					FILE PHOTO-A smartphone with a displayed TSMC (Taiwan Semiconductor Manufacturing Company) logo is placed on a computer motherboard in this illustration taken March 6, 2023. REUTERS/Dado Ruvic/Illustration/File photo Perbesar

FILE PHOTO-A smartphone with a displayed TSMC (Taiwan Semiconductor Manufacturing Company) logo is placed on a computer motherboard in this illustration taken March 6, 2023. REUTERS/Dado Ruvic/Illustration/File photo

Perusahaan semikonduktor asal Taiwan, TSMC, mengumumkan pada Kamis bahwa mereka akan memproduksi chip tiga nanometer (3nm) di pabrik kedua yang sedang dibangun di Jepang. Chip ini termasuk salah satu semikonduktor paling canggih yang digunakan untuk menopang sistem kecerdasan buatan (AI).

TSMC merupakan produsen chip kontrak terbesar di dunia, dengan produknya digunakan dalam berbagai perangkat, mulai dari iPhone milik Apple hingga perangkat AI buatan Nvidia. Perusahaan ini membuka pabrik chip pertamanya di Jepang dua tahun lalu di Prefektur Kumamoto, wilayah barat daya Jepang, sebagai upaya memperkuat ketahanan rantai pasok semikonduktor Jepang dan global.

Saat ini, TSMC juga tengah membangun pabrik kedua di Kumamoto, yang awalnya dilaporkan akan memproduksi chip enam nanometer (6nm) untuk perangkat telekomunikasi. Namun, TSMC kini mengonfirmasi bahwa fasilitas tersebut juga akan digunakan untuk memproduksi chip 3nm, seiring meningkatnya permintaan teknologi AI.

Meski istilah 3nm dan 6nm bersifat pemasaran, secara umum semakin kecil ukurannya, semakin tinggi kepadatan komponen dalam chip, yang berarti performa dan efisiensi energi yang lebih baik.

Menurut kantor hubungan masyarakat TSMC, langkah menuju produksi 3nm ini dilakukan untuk memenuhi lonjakan permintaan yang didorong oleh perkembangan AI. CEO TSMC C.C. Wei telah menyampaikan langsung rencana tersebut kepada Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi, dengan menegaskan bahwa teknologi 3nm akan digunakan di pabrik kedua anak perusahaan TSMC di Jepang.

Jika terealisasi, produksi chip 3nm ini akan menjadi yang pertama di Jepang, menurut laporan stasiun penyiaran publik NHK. Meski demikian, chip tersebut bukanlah teknologi paling mutakhir di pasar, mengingat TSMC saat ini telah memproduksi chip 2nm di Taiwan.

Di sisi lain, perusahaan Jepang Rapidus juga tengah membangun pabrik di Jepang utara untuk memproduksi chip 2nm, dengan target mulai beroperasi pada 2027.

Perdana Menteri Takaichi menyambut rencana TSMC tersebut dan menyebut kerja sama dengan perusahaan Taiwan itu sebagai contoh utama strategi pemerintahnya dalam mendorong investasi teknologi tinggi.

Taiwan sendiri dikenal sebagai pusat industri semikonduktor global. Sejumlah pengamat menilai bahwa memperluas produksi chip ke luar Taiwan dapat membantu melindungi industri strategis tersebut dari risiko geopolitik, termasuk potensi konflik dengan China.

Menanggapi hal ini, juru bicara kabinet Taiwan Michelle Lee menegaskan bahwa ekspansi TSMC ke luar negeri tidak dimaksudkan untuk menggantikan Taiwan, melainkan murni berdasarkan kebutuhan pelanggan.

Sc : indopremier

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Toyota Perkenalkan SUV Listrik Mewah Lexus TZ, Muat 6 Orang dan Bisa Tempuh 620 Km

25 May 2026 - 16:10 WIB

Lansia Perempuan di Jepang Kini Lebih Pilih Curhat ke AI daripada Manusia

25 May 2026 - 14:10 WIB

Harga Layanan PS Plus Naik Lagi, Sony Sebut Karena Kondisi Ekonomi Global

19 May 2026 - 16:10 WIB

Jepang Kebanjiran Pesanan “Robot Serigala” Pengusir Beruang Setelah Serangan Beruang Makin Parah

15 May 2026 - 10:10 WIB

Universitas di Tokyo Buka Laboratorium Tanpa Peneliti Manusia, Semua Eksperimen Dilakukan Robot

11 May 2026 - 10:10 WIB

Trending on Teknologi