Menu

Dark Mode
Kenapa Banyak Orang Indonesia Sakit Saat Winter di Jepang? Bandai Spirits Umumkan Model Kit Patlabor EZY, Anime Baru Debut dalam Format Film Mulai Mei 2026 Kosakata Jepang Saat Mau Bilang “Mungkin Lain Kali” GAME FREAK Umumkan Beast of Reincarnation, Action RPG Berlatar Jepang Pasca-Apokaliptik, Rilis Musim Panas Ini Pria Ditangkap Karena Diduga Membunuh Mantan Pacar Hamil di Ibaraki Nintendo Umumkan Super Mario Bros. Wonder Nintendo Switch 2 Edition, Rilis 26 Maret dengan Karakter dan Mode Baru

News

Tuna Sirip Biru Terjual Rp330 Miliar di Lelang Tahun Baru Jepang, Pecahkan Rekor

badge-check


					Tuna Sirip Biru Terjual Rp330 Miliar di Lelang Tahun Baru Jepang, Pecahkan Rekor Perbesar

Seorang pengusaha sushi asal Jepang memecahkan rekor dengan membayar 510 juta yen (sekitar Rp330 miliar) untuk seekor tuna sirip biru raksasa dalam lelang ikan tahun baru yang bergengsi di pasar ikan utama Tokyo pada Senin. Harga ini menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah lelang tersebut.

Kabar lelang ini juga dimanfaatkan oleh Dave Gershman dari tim perikanan internasional Pew Charitable Trusts untuk menyoroti kondisi tuna sirip biru Pasifik. Ia mengatakan bahwa stok ikan tersebut kini menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah sebelumnya berada di ambang kepunahan akibat penangkapan berlebihan.

Pembeli tuna dengan harga fantastis itu adalah jaringan restoran sushi milik Kiyoshi Kimura, yang dikenal luas dengan julukan “Raja Tuna”. Tuna seberat 243 kilogram tersebut ditangkap di perairan Oma, Prefektur Aomori.

Kimura mengaku sempat berharap bisa mendapatkan tuna dengan harga yang lebih murah. Namun, harga melonjak sangat cepat selama proses lelang. Ia juga mengatakan terkejut dengan nilai akhirnya, dan berharap orang-orang yang memakan tuna tersebut bisa merasa lebih bersemangat karena dianggap membawa keberuntungan di awal tahun.

Harga 510,3 juta yen ini menjadi rekor tertinggi sejak data lelang serupa mulai dicatat pada tahun 1999. Rekor sebelumnya terjadi pada 2019, ketika seekor tuna sirip biru seberat 278 kilogram terjual seharga 333,6 juta yen, tak lama setelah pasar ikan pindah dari Tsukiji ke Toyosu. Sementara itu, pada lelang tahun lalu, harga tertinggi tercatat sebesar 207 juta yen untuk tuna seberat 276 kilogram.

Gershman menyatakan bahwa rencana pemulihan tuna sirip biru yang dimulai pada 2017 terbukti berhasil. Ia menambahkan bahwa jika para pengambil kebijakan mengambil langkah lanjutan pada 2026, masa depan tuna sirip biru Pasifik akan semakin cerah.

Ia juga berharap para pengelola perikanan dari Jepang, Amerika Serikat, Korea, dan negara-negara lain di kawasan Pasifik dapat menyepakati rencana pengelolaan jangka panjang yang berkelanjutan. Menurutnya, hal ini penting untuk menjaga populasi tuna tetap sehat dan mencegah terulangnya praktik penangkapan berlebihan seperti di masa lalu.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pria Ditangkap Karena Diduga Membunuh Mantan Pacar Hamil di Ibaraki

23 January 2026 - 15:10 WIB

Siswa Kejuruan Asal Indonesia Ditangkap Polisi Takamatsu, Jepang atas Dugaan Pemerkosaan

23 January 2026 - 12:10 WIB

Rencana Pemotongan Pajak Makanan PM Sanae Takaichi Picu Kekhawatiran Menurunnya Pendapatan Negara Jepang

23 January 2026 - 10:10 WIB

Kereta Shinkansen Tambahan Beroperasi Setelah Penerbangan Dibatalkan Akibat Salju Tebal

23 January 2026 - 07:10 WIB

Jepang untuk Pertama Kalinya Beri Dukungan Pengisian Bahan Bakar Pesawat Militer Korea Selatan, Sinyal Menguatnya Kerja Sama Pertahanan

22 January 2026 - 14:10 WIB

Trending on News