Menu

Dark Mode
Pria di Jepang Dihukum Bayar Rp500 Juta karena Bohongi Pacar soal Status Pernikahan hingga Hamil dan Melahirkan Jepang Siapkan Investasi Rp25.000 Triliun hingga 2040, Industri Semikonduktor dan Anime Jadi Prioritas Anime Remake One Piece Versi Netflix Tayang Februari 2027, Musim Pertama Hanya 7 Episode Sega Rilis Sonic Frontiers: Definitive Edition untuk Nintendo Switch 2 Pemerintah Prefektur Mie Lanjutkan Warga Negara Asing Tetap Dapat Mengikuti Ujian Rekrutmen PNS Waspada! Hujan Ekstrem Ancam Kyushu, Jepang Juga Dipantau Dua Topan Sekaligus

News

Upah Minimum Jepang Naik ke Rekor 1.121 Yen per Jam di Tengah Inflasi

badge-check


					Upah Minimum Jepang Naik  ke Rekor 1.121 Yen per Jam  di Tengah Inflasi Perbesar

Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan Jepang mengumumkan pada Jumat bahwa rata-rata upah minimum per jam di Jepang dinaikkan sebesar 66 yen menjadi 1.121 yen (sekitar $7,6) untuk tahun fiskal 2025 yang dimulai April, naik 6,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menyusul kenaikan biaya hidup.

Kenaikan tahunan ini merupakan yang tertinggi dalam beberapa tahun terakhir, seiring pemerintah Perdana Menteri Shigeru Ishiba mendorong kenaikan gaji yang lebih tinggi dari inflasi, yang telah menekan anggaran rumah tangga dalam beberapa tahun terakhir.

Namun, kenaikan ini masih belum mencapai target rata-rata pertumbuhan 7,3 persen per tahun yang dibutuhkan hingga tahun fiskal 2029 agar upah minimum per jam mencapai 1.500 yen pada akhir dekade 2020-an.

Secara regional, Tokyo menempati peringkat tertinggi dengan 1.226 yen per jam, sedangkan prefektur Kochi, Miyazaki, dan Okinawa berada di posisi terendah, yakni 1.023 yen per jam.

Kenaikan upah minimum dilakukan karena perusahaan menghadapi tekanan untuk mempertahankan pekerja di tengah pasar tenaga kerja yang ketat sekaligus mengimbangi kenaikan harga yang terus berlanjut. Meskipun langkah ini menguntungkan pekerja, hal itu juga menambah beban bagi perusahaan, terutama yang kecil dan menengah, kata para ekonom.

Ishiba menegaskan kepada wartawan bahwa pemerintah akan melakukan “upaya maksimal” untuk mendukung bisnis kecil yang bersedia menaikkan gaji.

Di Jepang, panel pemerintah menetapkan pedoman tahunan untuk upah minimum di setiap prefektur. Panel lokal kemudian memutuskan tarif spesifik untuk wilayah mereka, setelah itu kementerian tenaga kerja menghitung rata-rata nasional.

Tarif baru ini akan diterapkan paling cepat pada Oktober, dengan waktu penerapan berbeda-beda di tiap prefektur.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pria di Jepang Dihukum Bayar Rp500 Juta karena Bohongi Pacar soal Status Pernikahan hingga Hamil dan Melahirkan

25 June 2026 - 11:10 WIB

Jepang Siapkan Investasi Rp25.000 Triliun hingga 2040, Industri Semikonduktor dan Anime Jadi Prioritas

25 June 2026 - 10:10 WIB

Pemerintah Prefektur Mie Lanjutkan Warga Negara Asing Tetap Dapat Mengikuti Ujian Rekrutmen PNS

24 June 2026 - 12:10 WIB

Waspada! Hujan Ekstrem Ancam Kyushu, Jepang Juga Dipantau Dua Topan Sekaligus

24 June 2026 - 10:10 WIB

Legendaris! Shinkansen Seri 500 dan Doctor Yellow Akan Pensiun pada 2027

23 June 2026 - 15:10 WIB

Trending on News