Menu

Dark Mode
Menteri Jepang Minta Maaf Setelah Terlambat 5 Menit Saat Menuju Rapat Kabinet Survei Pemerintah Jepang: 40% Guru SMP Bekerja Lembur Melebihi Batas Hukum Film Live-Action “In the Clear Moonlit Dusk” Umumkan Tanggal Tayang 23 Oktober Mulai Dijual Bebas, Pil Pencegah Kehamilan di Jepang Bisa Dibeli di Beberapa Apotek Tanpa Resep Dokter Jepang Kirim Peralatan Rudal Jarak Jauh ke Kumamoto, Tandai Perubahan Kebijakan Pertahanan Gereja Unifikasi Ajukan Banding Khusus ke Mahkamah Agung Jepang atas Perintah Pembubaran

News

Kereta Shinkansen Tambahan Beroperasi Setelah Penerbangan Dibatalkan Akibat Salju Tebal

badge-check


					Kereta Shinkansen Tambahan Beroperasi Setelah Penerbangan Dibatalkan Akibat Salju Tebal Perbesar

Operator kereta Jepang mengumumkan layanan shinkansen tambahan untuk memberikan alternatif transportasi bagi para penumpang setelah penerbangan dibatalkan karena salju lebat di pesisir Laut Jepang.

Dua perjalanan ekstra pada Hokuriku Shinkansen Line antara Tokyo dan Tsuruga, Prefektur Fukui, akan beroperasi pada hari Jumat. Satu kereta berangkat dari Tokyo pukul 12:44 siang, dan satu lagi dari Tsuruga pukul 10:53 pagi, menurut JR East dan JR West.

Maskapai Japan Airlines dan All Nippon Airways memperkirakan penundaan dan pembatalan penerbangan pada hari Jumat di bandara-bandara di prefektur sekitar Fukui, termasuk Ishikawa dan Toyama.

Badan Meteorologi Jepang memperingatkan agar waspada karena wilayah Hokuriku dan Tokai di Jepang tengah diperkirakan terus mengalami salju lebat hingga Sabtu, dengan intensitas salju di Hokuriku kemungkinan meningkat dalam waktu singkat.

Badan meteorologi juga mengeluarkan informasi mengenai salju lebat signifikan di wilayah tenggara Fukui, yang dapat menyebabkan gangguan besar lalu lintas. Di Tsuruga, tercatat 32 cm salju dalam enam jam hingga pukul 9 malam Kamis.

Dampak salju tebal juga memengaruhi dunia usaha. Toyota Motor Corp. menghentikan sebagian lini produksi di pabrik perakitan mobil di prefektur Aichi, Mie, dan Gifu pada hari Kamis, namun perusahaan berencana melanjutkan operasi keesokan harinya.

Sc : mainichi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Menteri Jepang Minta Maaf Setelah Terlambat 5 Menit Saat Menuju Rapat Kabinet

11 March 2026 - 07:39 WIB

Survei Pemerintah Jepang: 40% Guru SMP Bekerja Lembur Melebihi Batas Hukum

10 March 2026 - 18:00 WIB

Mulai Dijual Bebas, Pil Pencegah Kehamilan di Jepang Bisa Dibeli di Beberapa Apotek Tanpa Resep Dokter

10 March 2026 - 13:42 WIB

Jepang Kirim Peralatan Rudal Jarak Jauh ke Kumamoto, Tandai Perubahan Kebijakan Pertahanan

10 March 2026 - 11:10 WIB

Gereja Unifikasi Ajukan Banding Khusus ke Mahkamah Agung Jepang atas Perintah Pembubaran

10 March 2026 - 10:10 WIB

Trending on News