Menu

Dark Mode
Monyet Viral “Punch” di Jepang Jadi Sasaran Sinar Laser, Kebun Binatang Beri Peringatan Keras Pria di Jepang Dihukum Bayar Rp500 Juta karena Bohongi Pacar soal Status Pernikahan hingga Hamil dan Melahirkan Jepang Siapkan Investasi Rp25.000 Triliun hingga 2040, Industri Semikonduktor dan Anime Jadi Prioritas Anime Remake One Piece Versi Netflix Tayang Februari 2027, Musim Pertama Hanya 7 Episode Sega Rilis Sonic Frontiers: Definitive Edition untuk Nintendo Switch 2 Pemerintah Prefektur Mie Lanjutkan Warga Negara Asing Tetap Dapat Mengikuti Ujian Rekrutmen PNS

Teknologi

Denso Kembangkan Teknologi Cas Mobil Listrik Saat Jalan, Target 2029

badge-check


					Denso Kembangkan Teknologi Cas Mobil Listrik Saat Jalan, Target 2029 Perbesar

Perusahaan komponen otomotif Jepang, Denso Corp., tengah mengembangkan teknologi pengisian daya nirkabel untuk mobil listrik yang bisa dilakukan saat kendaraan sedang berjalan. Teknologi ini ditargetkan siap digunakan pada tahun fiskal 2029.

Sistem ini bekerja dengan mengirimkan listrik dari kumparan yang ditanam di jalan ke kumparan penerima di bagian bawah kendaraan. Dengan begitu, mobil listrik bisa terus berjalan sambil mengisi daya tanpa perlu berhenti.

Jika berhasil diterapkan, teknologi ini berpotensi mengatasi dua masalah utama mobil listrik: waktu pengisian yang lama dan jarak tempuh yang terbatas. Bahkan, kendaraan bisa menggunakan baterai yang lebih kecil, sehingga bobot kendaraan berkurang dan dampak ke jalan juga lebih ringan.

Dalam uji coba yang dilakukan pada September 2024 di fasilitas Denso di Prefektur Aichi, sistem ini berhasil membuat kendaraan berjalan sejauh 500 kilometer selama 50 jam secara berkelanjutan.

Untuk mempercepat pengembangan, Denso juga menjalin kerja sama riset selama 10 tahun dengan University of Tokyo sejak April tahun ini.

Presiden Denso, Shinnosuke Hayashi, menyebut teknologi ini berpotensi “mengubah wajah mobilitas” di masa depan.

Meski menjanjikan, tantangan besar masih ada, terutama biaya tinggi untuk membangun infrastruktur jalan yang mendukung sistem ini. Perusahaan pun akan mempertimbangkan lokasi implementasi berdasarkan tingkat lalu lintas.

Pengembangan serupa sebenarnya sudah lebih dulu dilakukan di Eropa dan Amerika Serikat, sementara Jepang masih dalam tahap mengejar. Untuk itu, pada 2024 dibentuk Wireless EV Alliance yang melibatkan berbagai produsen otomotif guna menyusun standar teknologi ini.

Kalau teknologi ini benar-benar terealisasi, bukan cuma praktis—tapi bisa jadi game changer buat masa depan kendaraan listrik.

Sc : mainichi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Lembaga Anilis Audio Jepang Ciptakan Musik Pengantar Tidur Bayi, Ditonton Jutaan Kali

22 June 2026 - 10:10 WIB

Nissan Luncurkan Kicks Baru di Jepang, Andalkan Teknologi Hybrid Generasi Terbaru

18 June 2026 - 12:10 WIB

JR East Luncurkan Kereta Tidur Mewah “Luna Azul”, Bisa Tidur di Tokyo dan Bangun di Aomori

13 June 2026 - 18:10 WIB

Koji Mukai Kembali ke Film Mr. Osomatsu, Kini Jadi “Mantan Osomatsu”

13 June 2026 - 16:10 WIB

Mobil Terbang Buatan Jepang Ditargetkan Mulai Beroperasi pada 2028

10 June 2026 - 16:10 WIB

Trending on Teknologi