Menu

Dark Mode
Festival Yosakoi Dimulai di Jepang, Ribuan Penari Tetap Semangat di Tengah Panas Bencana Tanah Longsor di Prefektur Nagano, Kemlu RI : Belum Ada Laporan WNI Jadi Korban Pokémon dan YOSHIKI Donasikan Ratusan Juta Yen untuk Korban Gempa Kumamoto WNI Berusia 20 Tahun Dikabarkan Hilang dari Kapal di Perairan Jepang, Diduga Jatuh ke Laut Nagasaki Peringati 81 Tahun Bom Atom, Wali Kota: Senjata Nuklir Adalah Kejahatan Mutlak Jepang Mulai Lindungi Suara Seiyuu dari Penyalahgunaan AI

Teknologi

Denso Kembangkan Teknologi Cas Mobil Listrik Saat Jalan, Target 2029

badge-check


					Denso Kembangkan Teknologi Cas Mobil Listrik Saat Jalan, Target 2029 Perbesar

Perusahaan komponen otomotif Jepang, Denso Corp., tengah mengembangkan teknologi pengisian daya nirkabel untuk mobil listrik yang bisa dilakukan saat kendaraan sedang berjalan. Teknologi ini ditargetkan siap digunakan pada tahun fiskal 2029.

Sistem ini bekerja dengan mengirimkan listrik dari kumparan yang ditanam di jalan ke kumparan penerima di bagian bawah kendaraan. Dengan begitu, mobil listrik bisa terus berjalan sambil mengisi daya tanpa perlu berhenti.

Jika berhasil diterapkan, teknologi ini berpotensi mengatasi dua masalah utama mobil listrik: waktu pengisian yang lama dan jarak tempuh yang terbatas. Bahkan, kendaraan bisa menggunakan baterai yang lebih kecil, sehingga bobot kendaraan berkurang dan dampak ke jalan juga lebih ringan.

Dalam uji coba yang dilakukan pada September 2024 di fasilitas Denso di Prefektur Aichi, sistem ini berhasil membuat kendaraan berjalan sejauh 500 kilometer selama 50 jam secara berkelanjutan.

Untuk mempercepat pengembangan, Denso juga menjalin kerja sama riset selama 10 tahun dengan University of Tokyo sejak April tahun ini.

Presiden Denso, Shinnosuke Hayashi, menyebut teknologi ini berpotensi “mengubah wajah mobilitas” di masa depan.

Meski menjanjikan, tantangan besar masih ada, terutama biaya tinggi untuk membangun infrastruktur jalan yang mendukung sistem ini. Perusahaan pun akan mempertimbangkan lokasi implementasi berdasarkan tingkat lalu lintas.

Pengembangan serupa sebenarnya sudah lebih dulu dilakukan di Eropa dan Amerika Serikat, sementara Jepang masih dalam tahap mengejar. Untuk itu, pada 2024 dibentuk Wireless EV Alliance yang melibatkan berbagai produsen otomotif guna menyusun standar teknologi ini.

Kalau teknologi ini benar-benar terealisasi, bukan cuma praktis—tapi bisa jadi game changer buat masa depan kendaraan listrik.

Sc : mainichi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Honda Kembangkan Tangan Robot Canggih, Siap Gantikan Pekerjaan di Pabrik?

6 August 2026 - 12:30 WIB

Jepang Kembangkan Kembang Api Ramah Lingkungan, Sisa Ledakannya Bisa Larut dalam Sehari

3 August 2026 - 15:10 WIB

KDDI Luncurkan Aplikasi AI dengan Jawaban Bersumber dari Media Resmi Jepang

29 July 2026 - 10:10 WIB

Jepang Mulai Operasikan Taksi Mini Berbahan Bakar Gas Pertama

3 July 2026 - 07:11 WIB

AI di Jepang Kini Bisa “Menerjemahkan” Tangisan Bayi, Bantu Orang Tua Tahu Penyebabnya

26 June 2026 - 16:10 WIB

Trending on Teknologi