Menu

Dark Mode
Pernyataan Presiden AS Donald Trump Salah Sebut Iran Jadi “Republik Islam Jepang”, Tuai Reaksi di Jepang Bandara di Noto Jepang Resmi Berganti Nama Sementara Bertema Pokémon untuk Dongkrak Pariwisata Wanita di Jepang Ditangkap Usai Diduga Menjahit Bibir Teman Serumah Hingga Tak Bisa Bicara Nerobos Lampu Merah, Pemain Timnas Jepang Kaouru Mitoma Terlibat Kecelakaan Shizuoka Akhirnya Setujui Pembangunan Maglev Tokyo–Nagoya, Proyek Berlanjut Setelah Tertunda Bertahun-tahun Jepang Berencana Perketat Keringanan Biaya Izin Tinggal, Pencari Suaka Terancam Beban Lebih Berat

Bahasa Jepang

Pernyataan Presiden AS Donald Trump Salah Sebut Iran Jadi “Republik Islam Jepang”, Tuai Reaksi di Jepang

badge-check


					Pernyataan Presiden AS Donald Trump Salah Sebut Iran Jadi “Republik Islam Jepang”, Tuai Reaksi di Jepang Perbesar

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menjadi sorotan setelah salah menyebut Jepang sebagai “Republik Islam Jepang” saat berbicara mengenai konflik antara Amerika Serikat dan Iran dalam sebuah pertemuan NATO di Ankara.

Saat menjelaskan alasan operasi militer AS di Timur Tengah, Trump bermaksud merujuk pada Republik Islam Iran. Namun, ia justru mengucapkan “Islamic Republic of Japan” ketika membahas dugaan serangan terhadap kapal induk Amerika Serikat USS Abraham Lincoln.

Pernyataan tersebut langsung menjadi perbincangan karena mengandung beberapa kekeliruan mendasar.

Pertama, Jepang bukan negara republik, melainkan monarki konstitusional yang dipimpin Kaisar sebagai kepala negara simbolis.

Kedua, Jepang bukan negara Islam dan tidak menjadikan agama tertentu sebagai dasar negara.

Ketiga, Jepang merupakan sekutu dekat Amerika Serikat, sehingga tidak memiliki keterkaitan dengan konflik yang sedang berlangsung antara AS dan Iran.

Banyak pihak menilai Trump kemungkinan hanya keliru menyebut nama negara dan bermaksud mengatakan Iran. Namun, kesalahan tersebut tetap menarik perhatian karena menyangkut isu geopolitik yang sensitif.

Media dan warganet di Jepang pun ramai membahas insiden ini. Mayoritas komentar bernada heran dan menganggap kekeliruan tersebut sebagai kesalahan yang cukup mencolok, mengingat Trump sedang membahas negara yang menjadi pihak dalam konflik.

Insiden ini juga mengingatkan publik pada sejumlah salah ucap Trump sebelumnya, termasuk ketika ia pernah keliru menyebut Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy sebagai “Presiden Putin” dalam kesempatan lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jepang Mulai Operasikan Taksi Mini Berbahan Bakar Gas Pertama, Target Atasi Kekurangan Sopir

4 July 2026 - 09:11 WIB

Tokyo Disney Resort Akan Hentikan Layanan Priority Pass Gratis Mulai 31 Agustus

2 June 2026 - 10:10 WIB

Manga Gundam Baru Karya Kōzō Ōmori Akan Mulai Terbit Tahun Ini

30 May 2026 - 17:10 WIB

Dua Karateka Indonesia Raih Prestasi di Turnamen Internasional Jepang

8 May 2026 - 10:05 WIB

Golden Week Dimulai, Stasiun hingga Bandara di Jepang Dipadati Wisatawan

4 May 2026 - 11:10 WIB

Trending on Bahasa Jepang