Menu

Dark Mode
Mengapa Urusan Sampah Dianggap Serius di Jepang, Bukan Sekadar Soal Kebersihan Rekor Baru! Bandara Narita Layani Hampir 24 Juta Penumpang Asing Sepanjang 2025 Salju Berpotensi Turun di Tokyo, Wilayah Jepang Lain Diprediksi Diguyur Salju Lebat Demo Anti-Orang Asing di Jepang: Apakah Kerja di Jepang Masih Aman? Mengapa Orang Jepang Lebih Nyaman Sendiri di Tempat Umum Kosakata Jepang yang Populer di Anime Tapi Jarang Dipakai di Buku

Teknologi

Jepang Bikin Kecoa Menjadi Robot : Solusi Inovatif untuk Misi Penyelamatan Bencana!

badge-check


					Jepang Bikin Kecoa Menjadi Robot : Solusi Inovatif untuk Misi Penyelamatan Bencana! Perbesar

Para peneliti telah berhasil mengubah seekor kecoa menjadi robot yang dapat dikerahkan di daerah bencana yang terlalu berbahaya untuk dijangkau oleh personel pencarian dan penyelamatan manusia. Peneliti, yang sebagian besar berasal dari institut riset Riken, mengungkapkan bahwa kecoa Madagascar yang dilengkapi dengan sel surya ultratipis dan unit komunikasi nirkabel Bluetooth dapat bergerak ke kanan atau ke kiri sesuai dengan instruksi yang diberikan.

Sc : asahi

 

“Jika kita bisa memasang sensor suhu tipis pada serangga, kita mungkin dapat memobilisasi serangga cyborg untuk menemukan orang yang terjebak di bawah puing-puing saat bencana,” kata Kenjiro Fukuda, seorang ilmuwan senior di Riken.

Generator daya sangat penting untuk mengendalikan pergerakan serangga dan mengumpulkan data dari mereka. Fukuda dan rekan-rekannya mengembangkan sel surya setebal 4 mikrometer, yang merupakan sel tertipis di dunia, agar tidak mengganggu kemampuan gerak serangga. Baterai ini dapat diisi ulang selama serangga tersebut masih hidup.

Tim riset menyatakan bahwa kecoa Madagascar sepanjang 6 sentimeter yang dipasang dengan sel surya dapat dengan mudah membalikkan diri saat terjatuh selama percobaan. Unit Bluetooth ditempatkan di bagian atas tubuh kecoa.

Kecoa memiliki sepasang organ sensorik yang disebut cercus pada segmen paling belakang abdomen mereka. Stimulasi pada cercus kanan membuat mereka berbelok ke kanan, dan sebaliknya. Para ilmuwan menerapkan stimulasi pada cercus kanan kecoa cyborg melalui komunikasi radio dan mengonfirmasi bahwa ia segera berbelok ke kanan.

Meskipun pengembangan unit komunikasi nirkabel yang lebih kecil tetap menjadi tantangan, Fukuda mengatakan bahwa teknologi ini dapat diterapkan di banyak bidang, tergantung pada jenis sensor yang dipasang. “Kami akan bekerja untuk meningkatkan kinerja sel surya, seperti meningkatkan kapasitas pembangkit daya,” ujarnya.

Temuan tim telah dipublikasikan dalam edisi online jurnal ilmiah npj Flexible Electronics.

Sc : asahi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Honda N-Box Kembali Jadi Mobil Terlaris di Jepang 2025, Empat Tahun Berturut-turut Pertahankan Posisi Puncak

22 January 2026 - 15:10 WIB

ANA Holdings Pertimbangkan Layanan Pengiriman Drone Otomatis Mulai 2029

10 January 2026 - 16:10 WIB

Jepang Akan Operasikan Kapal Feri Penumpang Pertama di Dunia dengan Teknologi Navigasi Otonom

12 December 2025 - 12:10 WIB

Jepang Siap Luncurkan Satelit Baru untuk Sempurnakan Sistem Navigasi Sendiri

11 December 2025 - 15:10 WIB

Isuzu Akan Uji Coba Truk Otonom untuk Angkut Suku Cadang di Jalan Umum

11 December 2025 - 11:10 WIB

Trending on Teknologi