Menu

Dark Mode
Wisatawan China Beralih Liburan ke Korea Selatan, Jepang Sebagai Destinasi Terancam Tergeser Saat Libur Imlek Kampanye Pemilu Februari Dikhawatirkan Ganggu Ujian Masuk Sekolah dan Universitas di Jepang 2 Panda Jepang Pulang ke China, Ratusan Penggemar Panda di Jepang Sampaikan Perpisahan Survei Jepang: Lebih dari Separuh Anak Muda Usia 20 Tahun Aktif Mencari Pasangan Kebangkrutan Perusahaan di Jepang Naik Lagi pada 2025, Tekanan Tenaga Kerja dan Pelemahan Yen Jadi Faktor Utama Manga Click Me All Over Dapat Adaptasi Anime TV di Blok AnimeFesta

Teknologi

Fujitsu dan Riken Kembangkan Komputer Kuantum Superkonduktor dengan 256 Qubit, Targetkan 1.000 Qubit pada 2026

badge-check


					Fujitsu dan Riken Kembangkan Komputer Kuantum Superkonduktor dengan 256 Qubit, Targetkan 1.000 Qubit pada 2026 Perbesar

Perusahaan teknologi Jepang Fujitsu Ltd. dan lembaga penelitian milik negara Riken mengumumkan bahwa mereka telah bersama-sama mengembangkan komputer kuantum superkonduktor dengan kapasitas 256 qubit. Ini merupakan peningkatan signifikan dari versi sebelumnya yang memiliki 64 qubit dan dirilis pada tahun 2023. Sistem baru ini dijadwalkan tersedia untuk penggunaan publik mulai Juni 2025.

Langkah selanjutnya yang ambisius telah disiapkan, yakni pengembangan komputer kuantum dengan 1.000 qubit pada tahun fiskal 2026. Kepala laboratorium kuantum Fujitsu, Shintaro Sato, menyatakan bahwa proyek tersebut akan menjadi batu loncatan menuju komputasi kuantum berskala besar.

Salah satu tantangan utama dalam teknologi ini adalah kesalahan (error) yang kerap muncul akibat gangguan dari lingkungan eksternal, karena qubit sangat sensitif. Menurut Keiichi Fukagaya dari Riken, pengembangan sistem dengan jutaan qubit dibutuhkan untuk mencapai kemampuan koreksi error yang memadai dan benar-benar stabil.

Komputer kuantum diharapkan dapat menyelesaikan persoalan kompleks yang tidak dapat ditangani oleh superkomputer konvensional, atau yang memerlukan waktu ribuan tahun oleh komputer klasik bisa diselesaikan dalam hitungan menit. Hal ini dikemukakan oleh IBM, yang juga tengah bersaing dalam pengembangan teknologi ini secara global.

Persaingan internasional di bidang komputasi kuantum pun semakin memanas, mengingat potensi besar teknologi ini dalam sektor keuangan, farmasi, hingga pengembangan material canggih.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Honda N-Box Kembali Jadi Mobil Terlaris di Jepang 2025, Empat Tahun Berturut-turut Pertahankan Posisi Puncak

22 January 2026 - 15:10 WIB

ANA Holdings Pertimbangkan Layanan Pengiriman Drone Otomatis Mulai 2029

10 January 2026 - 16:10 WIB

Jepang Akan Operasikan Kapal Feri Penumpang Pertama di Dunia dengan Teknologi Navigasi Otonom

12 December 2025 - 12:10 WIB

Jepang Siap Luncurkan Satelit Baru untuk Sempurnakan Sistem Navigasi Sendiri

11 December 2025 - 15:10 WIB

Isuzu Akan Uji Coba Truk Otonom untuk Angkut Suku Cadang di Jalan Umum

11 December 2025 - 11:10 WIB

Trending on Teknologi