Menu

Dark Mode
Kagoshima Kucurkan Rp3,5 Triliun untuk Dongkrak Pariwisata, Wisatawan Asing Jadi Kunci Nekat Curi Kloset dari Gudang, Pria 76 Tahun di Aichi Pakai Sendiri di Rumah Leon Balik Lagi? Trailer Baru Resident Evil Requiem Isyaratkan Kembalinya Raccoon City Kyoto Siapkan Tarif Bus Lebih Murah untuk Warga Lokal, Wisatawan Bakal Bayar Lebih Mahal Biaya Ujian JLPT Naik Mulai Juli 2026, Ini Rinciannya Manga Horor-Komedi Viral Ushiro no Shōmen Kamui-san Resmi Jadi Anime, Tayang Musim Panas 2026

Teknologi

Fujitsu dan Riken Kembangkan Komputer Kuantum Superkonduktor dengan 256 Qubit, Targetkan 1.000 Qubit pada 2026

badge-check


					Fujitsu dan Riken Kembangkan Komputer Kuantum Superkonduktor dengan 256 Qubit, Targetkan 1.000 Qubit pada 2026 Perbesar

Perusahaan teknologi Jepang Fujitsu Ltd. dan lembaga penelitian milik negara Riken mengumumkan bahwa mereka telah bersama-sama mengembangkan komputer kuantum superkonduktor dengan kapasitas 256 qubit. Ini merupakan peningkatan signifikan dari versi sebelumnya yang memiliki 64 qubit dan dirilis pada tahun 2023. Sistem baru ini dijadwalkan tersedia untuk penggunaan publik mulai Juni 2025.

Langkah selanjutnya yang ambisius telah disiapkan, yakni pengembangan komputer kuantum dengan 1.000 qubit pada tahun fiskal 2026. Kepala laboratorium kuantum Fujitsu, Shintaro Sato, menyatakan bahwa proyek tersebut akan menjadi batu loncatan menuju komputasi kuantum berskala besar.

Salah satu tantangan utama dalam teknologi ini adalah kesalahan (error) yang kerap muncul akibat gangguan dari lingkungan eksternal, karena qubit sangat sensitif. Menurut Keiichi Fukagaya dari Riken, pengembangan sistem dengan jutaan qubit dibutuhkan untuk mencapai kemampuan koreksi error yang memadai dan benar-benar stabil.

Komputer kuantum diharapkan dapat menyelesaikan persoalan kompleks yang tidak dapat ditangani oleh superkomputer konvensional, atau yang memerlukan waktu ribuan tahun oleh komputer klasik bisa diselesaikan dalam hitungan menit. Hal ini dikemukakan oleh IBM, yang juga tengah bersaing dalam pengembangan teknologi ini secara global.

Persaingan internasional di bidang komputasi kuantum pun semakin memanas, mengingat potensi besar teknologi ini dalam sektor keuangan, farmasi, hingga pengembangan material canggih.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jepang Gunakan Sistem AI untuk Deteksi Dini Beruang di Permukiman

12 February 2026 - 15:10 WIB

Hanya Sekitar 20 Persen Pengguna Internet di Jepang Pernah Memakai AI, Kesenjangan Penggunaan Mulai Terlihat

12 February 2026 - 10:30 WIB

Sony Resmi Tinggalkan Pasar Blu-ray Recorder, Streaming Jadi Penentu Zaman

11 February 2026 - 11:10 WIB

SkyDrive Siap Masuk Persaingan Mobil Terbang Global, Targetkan Operasi Komersial pada 2028

9 February 2026 - 13:10 WIB

Pengiriman PlayStation 5 Tembus 92,1 Juta Unit

9 February 2026 - 12:30 WIB

Trending on Teknologi