Menu ✖

Dark Mode
Anime Grand Blue Dreaming Resmi Dapatkan Season 4 Stasiun Kereta Jepang Dipadati Warga Usai Libur Silver Week Berakhir Aeon Jepang Jual Jeans Seharga ¥1.000, Persaingan Celana Denim Murah Kembali Memanas KAI Dapat Lampu Hijau Impor KRL Bekas untuk Tambah Armada Jabodetabek Jepang Perkuat Kerja Sama Antar-Kementerian untuk Berantas Tenaga Kerja Asing Ilegal Anime Yaiba: Samurai Legend Umumkan Musim Kedua Tayang Januari 2027

Teknologi

Fujitsu dan Riken Kembangkan Komputer Kuantum Superkonduktor dengan 256 Qubit, Targetkan 1.000 Qubit pada 2026

badge-check


					Fujitsu dan Riken Kembangkan Komputer Kuantum Superkonduktor dengan 256 Qubit, Targetkan 1.000 Qubit pada 2026 Perbesar

Perusahaan teknologi Jepang Fujitsu Ltd. dan lembaga penelitian milik negara Riken mengumumkan bahwa mereka telah bersama-sama mengembangkan komputer kuantum superkonduktor dengan kapasitas 256 qubit. Ini merupakan peningkatan signifikan dari versi sebelumnya yang memiliki 64 qubit dan dirilis pada tahun 2023. Sistem baru ini dijadwalkan tersedia untuk penggunaan publik mulai Juni 2025.

Langkah selanjutnya yang ambisius telah disiapkan, yakni pengembangan komputer kuantum dengan 1.000 qubit pada tahun fiskal 2026. Kepala laboratorium kuantum Fujitsu, Shintaro Sato, menyatakan bahwa proyek tersebut akan menjadi batu loncatan menuju komputasi kuantum berskala besar.

Salah satu tantangan utama dalam teknologi ini adalah kesalahan (error) yang kerap muncul akibat gangguan dari lingkungan eksternal, karena qubit sangat sensitif. Menurut Keiichi Fukagaya dari Riken, pengembangan sistem dengan jutaan qubit dibutuhkan untuk mencapai kemampuan koreksi error yang memadai dan benar-benar stabil.

Komputer kuantum diharapkan dapat menyelesaikan persoalan kompleks yang tidak dapat ditangani oleh superkomputer konvensional, atau yang memerlukan waktu ribuan tahun oleh komputer klasik bisa diselesaikan dalam hitungan menit. Hal ini dikemukakan oleh IBM, yang juga tengah bersaing dalam pengembangan teknologi ini secara global.

Persaingan internasional di bidang komputasi kuantum pun semakin memanas, mengingat potensi besar teknologi ini dalam sektor keuangan, farmasi, hingga pengembangan material canggih.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Fujitsu Mulai Jual Global Chip AI Buatan Jepang “Monaka” Mulai November

15 September 2026 - 15:10 WIB

ANA Mulai Gunakan Robot Telepresence untuk Bantu Penumpang di Bandara Regional Jepang

7 September 2026 - 13:36 WIB

Honda Kembangkan Tangan Robot Canggih, Siap Gantikan Pekerjaan di Pabrik?

6 August 2026 - 12:30 WIB

Jepang Kembangkan Kembang Api Ramah Lingkungan, Sisa Ledakannya Bisa Larut dalam Sehari

3 August 2026 - 15:10 WIB

KDDI Luncurkan Aplikasi AI dengan Jawaban Bersumber dari Media Resmi Jepang

29 July 2026 - 10:10 WIB

Trending on Teknologi