Menu

Dark Mode
Resident Evil 2, 3, dan 4 Remake Akan Hadir di Switch 2 Oktober Jepang Pertimbangkan Buka Lapangan Kerja Satpam bagi Pekerja Asing Mulai 2027 Lebih dari 30% Anak Muda Jepang Tak Ingin Punya Anak, Tertinggi dalam 20 Tahun China Naikkan Biaya Visa untuk Warga Jepang hingga 7 Kali Lipat JSDF Kerahkan Personel dan 3 Helikopter untuk Bantu Padamkan Karhutla di Kalimantan Zelda: Ocarina of Time Remake untuk Switch 2 Rilis November 2026

News

Indonesia dan Jepang Kerja Sama Kembangkan Benih Strawberry Bebas Virus

badge-check


					Indonesia dan Jepang Kerja Sama Kembangkan Benih Strawberry Bebas Virus Perbesar

Pemerintah Indonesia dan Jepang telah menandatangani kerja sama strategis pada Senin (16/12/2024) untuk pengadaan dan pengembangan benih strawberry bebas virus. Kerja sama ini merupakan bagian dari upaya mendukung pertanian berkelanjutan dan meningkatkan produktivitas sektor hortikultura di Indonesia.

Penandatanganan dilakukan secara hibrid antara Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian RI dan Japan International Cooperation Agency (JICA) Kyushu.

Dukungan Strategis untuk SDGs

Duta Besar RI untuk Jepang, Heri Akhmadi, melalui Sunan Jaya Rustam, menegaskan bahwa langkah ini sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs). “Kemitraan ini mencerminkan komitmen kedua negara untuk mendukung pertanian yang lebih produktif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Direktur Jenderal Hortikultura, Muhammad Taufiq Ratule, menyatakan bahwa sektor pertanian adalah pilar utama ekonomi Indonesia. “Kerja sama ini merupakan solusi untuk mengatasi tantangan seperti penyakit tanaman dan kebutuhan benih unggul, serta menjadi tolok ukur pembangunan pertanian berkelanjutan,” katanya.

Teknologi Jepang untuk Pertanian Indonesia

Hitoshi Kinouchi dari JICA mengapresiasi terealisasinya proyek ini, yang telah melalui studi kelayakan sejak 2019. Ia menyebut teknologi mutakhir Jepang akan mendukung pengembangan teknologi pertanian global dan memberikan manfaat langsung bagi petani strawberry di Indonesia.

Proyek ini akan fokus pada produksi benih bebas virus yang direncanakan diterapkan di Garut, Jawa Barat, dan Buleleng, Bali. Dengan teknologi tersebut, hasil panen diharapkan meningkat signifikan, menciptakan manfaat ekonomi bagi petani lokal dan mendorong Indonesia menjadi pemain utama di pasar ekspor, termasuk ke Jepang.

Harapan untuk Masa Depan Hortikultura

Kerja sama ini tidak hanya memperkuat hubungan bilateral Indonesia-Jepang, tetapi juga menjadi langkah penting dalam pengembangan hortikultura nasional. Dengan adanya teknologi canggih dari Jepang, Indonesia diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk hortikulturanya di pasar internasional.

Melalui proyek ini, kedua negara menunjukkan komitmen bersama untuk membangun sektor pertanian yang lebih maju, produktif, dan berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jepang Pertimbangkan Buka Lapangan Kerja Satpam bagi Pekerja Asing Mulai 2027

12 September 2026 - 12:10 WIB

Lebih dari 30% Anak Muda Jepang Tak Ingin Punya Anak, Tertinggi dalam 20 Tahun

12 September 2026 - 10:10 WIB

China Naikkan Biaya Visa untuk Warga Jepang hingga 7 Kali Lipat

12 September 2026 - 07:00 WIB

JSDF Kerahkan Personel dan 3 Helikopter untuk Bantu Padamkan Karhutla di Kalimantan

11 September 2026 - 13:35 WIB

Godzilla Minus Zero Rilis November, Jadi Film Jepang Pertama yang “Filmed for IMAX

10 September 2026 - 12:10 WIB

Trending on News